
Langkat, Sumatera Utara – Tak sekadar kunjungan seremonial, inspeksi Panglima Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariksa, ke Batalyon Infanteri 100/Prajurit Setia (Yonif 100/PS) di Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Senin (13/4/2026), menjadi momen pengujian nyata apakah satuan benar-benar siap tempur, atau hanya siap di atas kertas laporan.
Sejak tiba di markas Yonif 100/PS di Jl. Namu Ukur, Pangdam langsung menerima paparan komprehensif dari Komandan Batalyon, Letkol Inf Agus Muchtadi Rangkuti, S.E., M.IP. Laporan Pos I hingga kesiapan unsur jaga ditampilkan dalam format standar militer. Namun bagi Pangdam, indikator kesiapan tidak berhenti pada kelengkapan administrasi.
“Ukuran kita sederhana yaitu kesiapan nyata di lapangan. Bukan sekadar rapi di laporan,” tegasnya di hadapan prajurit.
Sebagai satuan Raider, Yonif 100/PS berada dalam spektrum tugas berisiko tinggi yang menuntut ketangguhan fisik, disiplin tanpa celah, serta naluri tempur yang terasah. Dalam arahannya, Pangdam menekankan bahwa setiap prajurit harus mampu menjawab tuntutan operasi kapan pun negara memanggil tanpa jeda, tanpa kompromi.
Ia mengapresiasi rekam jejak penugasan Yonif 100/PS yang dinilai konsisten dan solid. Namun apresiasi itu disertai penegasan keras: profesionalisme tidak boleh stagnan. Setiap keberhasilan masa lalu harus menjadi pijakan untuk meningkatkan standar, bukan zona nyaman.
“Setiap tugas adalah kehormatan, tetapi juga mengandung risiko. Karena itu, kesiapan harus menjadi budaya, bukan formalitas,” ujarnya.
Untuk memastikan hal tersebut, Pangdam tidak hanya mengandalkan paparan. Ia turun langsung meninjau pangkalan, mengecek barak prajurit, serta melihat kondisi riil fasilitas satuan. Fokusnya jelas yakni memastikan kesiapan tempur menyeluruh, mulai dari moril prajurit hingga kesiapan logistik dan dukungan operasional.
Kunjungan ini sekaligus menegaskan bahwa di bawah kendali Kodam I/Bukit Barisan, standar kesiapan tempur bukan sekadar dokumen evaluasi, melainkan kondisi faktual yang harus terjaga setiap saat.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi ramah tamah dan foto bersama, tetap dalam nuansa disiplin militer yang kuat. Turut mendampingi dalam inspeksi tersebut antara lain Kasdam I/BB, Asintel Kasdam I/BB, dan Asops Kasdam I/BB menunjukkan atensi penuh jajaran pimpinan terhadap kesiapan satuan tempur di wilayah strategis Sumatera Utara.(*)
(Johannes/Sulaiman)







