83 Titik Sumber Air Bersih Jajaran Korem 071/Wijayakusuma Bantu Kesulitan Masyarakat

Korem210 Views
Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Czi Mohammad Andhy Kusuma saat meresmikan penggunaan sumber air bersih di Desa Jatisari, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Selasa (6/2/2024). (foto: Prabowo)

BATANG – Air bersih merupakan sarana vital bagi kehidupan masyarakat, karenanya dengan menilik hal itu, untuk membantu kesulitan masyarakatnya akan ketersediaan air bersih, Korem 071/Wijayakusuma yang membawahi 9 satuan komando kewilayahan membangun 83 titik sumber air bersih baik bor maupun menggunakan pompa hidrant.

Hal itu, sesuai disampaikan Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Czi Mohammad Andhy Kusuma, S.Sos., M.M., M.Han., saat meresmikan penggunaan sumber air bersih di Desa Jatisari, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, yang bersamaan dilaksanakannya video conference peresmian 1.898 titik air dan gerakan TNI Manunggal Air Tahun 2024 oleh Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak secara terpusat dari Desa Bobana Indah Kec. Patani Halmahera Tengah Maluku Utara.

Diungkapkan Danrem Wijayakusuma, di wilayah jajaran Korem 071/Wijayakusuma ada 83 titik yang tersebar di sembilan wilayah, termasuk di wilayah Kodim 0736/Batang ini dengan 4 titik di Kecamatan Subah, Grinsing, Banyu Urip dan Tersono.

Danrem juga mengungkapkan, terkait dengan kebutuhan air bersih yang belum masyarakat mendapatkan, kedepan Korem 071/Wijayakusuma akan berkolaborasi dan bersinergi dengan Pemerintah Daerah baik di wilayah Batang maupun dengan wilayah lain di jajaran Korem 071/Wijayakusuma.

“Kita akan survei bersama Pemerintah Daerah untuk mencari sumber air yang ada di wilayah, dengan prioritas wilayah yang tidak ada air bersih”, ungkapnya.

“TNI Manunggal Air ini, adalah upaya untuk membantu kesulitan masyarakat. Dengan harapan, dengan dibangunnya beberapa titik di Batang ini dan diseluruh wilayah jajaran Korem 071/Wijayakusuma, bisa bermanfaat bagi kehidupan masyarakat”, jelasnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilaksanakan kegiatan karya bakti penanaman pohon dan baksos. Terkait karya bakti penanaman pohon, Danrem mengatakan, tanam pohon yang dilaksanakan ini sebagai upaya kita menghijaukan lingkungan kita dan sebagai upaya mengantisipasi terjadinya bencana alam di wilayah. Sedangkan bakti sosial, sebagai upaya kita untuk membantu meringankan beban kehidupan masyarakatnya.

(prabowo/tom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *