
Surakarta, Jawa Tengah – Kepedulian terhadap masyarakat, soliditas antarprajurit, dan pembentukan karakter generasi muda menjadi bagian dari pelaksanaan tugas teritorial TNI di Kota Surakarta. Hal itu tercermin dalam tiga kegiatan yang dilaksanakan jajaran Kodim 0735/Surakarta, Senin (12/10/2026).
Kegiatan tersebut meliputi komunikasi sosial (komsos) secara langsung dengan warga Kelurahan Gandekan, kunjungan kepada anggota Koramil 04/Jebres yang sedang menjalani pemulihan kesehatan, serta pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) bagi siswa SD Rejosari di Kelurahan Gilingan.
Ketiga kegiatan itu menunjukkan pendekatan teritorial TNI yang tidak hanya berorientasi pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga pada penguatan hubungan sosial, kepedulian terhadap sesama, dan penanaman nilai kedisiplinan sejak usia dini.
Di Kelurahan Gandekan, Babinsa Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta, Sertu Teguh K, melaksanakan komunikasi sosial secara langsung dengan warga di Kadirejo RT 03/RW 01, Kecamatan Jebres.
Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara Babinsa dan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi, bertukar informasi, serta mengidentifikasi berbagai persoalan yang dihadapi warga di lingkungan tempat tinggal mereka.
Dalam kesempatan itu, Sertu Teguh mengajak masyarakat menjaga kekompakan, kebersamaan, dan keakraban, baik antarsesama warga maupun dengan aparat kewilayahan.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan diri, keluarga, dan lingkungan sebagai bagian dari upaya menciptakan kehidupan masyarakat yang sehat dan nyaman.
Menurutnya, perhatian terhadap kebersihan lingkungan perlu diwujudkan melalui kebiasaan sederhana, termasuk tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga saluran drainase agar tetap berfungsi dengan baik.
Saluran air yang tersumbat sampah berpotensi menyebabkan genangan ketika hujan deras. Sementara itu, genangan air yang dibiarkan dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab demam berdarah dengue (DBD).
Melalui komsos yang dilakukan secara rutin, Babinsa diharapkan dapat mengetahui kondisi wilayah secara langsung sehingga berbagai persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi bersama masyarakat.
Pada hari yang sama, semangat kepedulian dan kebersamaan juga ditunjukkan keluarga besar Koramil 04/Jebres melalui kunjungan kepada Sertu Tarto yang sedang menjalani pemulihan setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Slamet Riyadi Surakarta.
Kunjungan yang dipimpin Bati Tuud Koramil 04/Jebres, Peltu Edi Yanto, tersebut dilaksanakan di kediaman Sertu Tarto sekitar pukul 09.30 WIB.
Kegiatan anjangsana itu menjadi bentuk perhatian terhadap anggota yang sedang mengalami gangguan kesehatan sekaligus upaya menjaga ikatan kekeluargaan dan soliditas di lingkungan satuan.
Peltu Edi Yanto menyampaikan dukungan moral serta doa agar Sertu Tarto diberikan kesabaran dalam menghadapi masa pemulihan dan segera memperoleh kesembuhan sehingga dapat kembali beraktivitas seperti biasa.
Senada dengan itu, Serka Suparno turut mendoakan agar rekannya lekas pulih dan senantiasa diberikan kesehatan, perlindungan, serta kemudahan dalam menjalankan aktivitas.
Kunjungan semacam ini menjadi bagian dari kepedulian internal satuan, bahwa hubungan antarprajurit tidak hanya dibangun melalui pelaksanaan tugas, tetapi juga melalui perhatian dan dukungan ketika salah satu anggota menghadapi kesulitan.
Sementara itu, upaya membangun kedisiplinan dan karakter generasi muda dilakukan Babinsa Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta, Serma Fajar H. dan Koptu Tutut C., melalui pelatihan PBB bagi siswa SD Rejosari di Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari.
Kegiatan yang berlangsung di halaman SD Rejosari RT 02/RW 15 tersebut diarahkan untuk menanamkan kedisiplinan, kepatuhan, tanggung jawab, kekompakan, serta kemampuan berkonsentrasi sejak usia dini.

Serma Fajar menjelaskan, latihan PBB tidak sekadar mengajarkan keteraturan gerakan dan kepatuhan terhadap aba-aba. Kegiatan tersebut juga diharapkan membantu membentuk sikap disiplin dan tanggung jawab yang dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui latihan itu, para siswa diharapkan semakin terbiasa menghormati guru dan orang tua, bekerja sama dengan teman, serta menjaga fokus dalam mengikuti proses pembelajaran.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan pembinaan tersebut karena dinilai mendukung upaya pendidikan karakter dan pembentukan mental siswa. Para siswa pun mengikuti latihan dengan antusias hingga kegiatan berlangsung tertib dan lancar.
Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa pembinaan teritorial TNI di wilayah Surakarta dilaksanakan melalui berbagai pendekatan, mulai dari membangun komunikasi dengan masyarakat, memperkuat kepedulian di lingkungan satuan, hingga berkontribusi dalam pendidikan karakter generasi muda.
Melalui kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat itu, keberadaan Babinsa diharapkan semakin mempererat hubungan TNI dengan rakyat serta mendorong terciptanya lingkungan yang aman, sehat, harmonis, dan memiliki semangat kebersamaan.(*)
(Arda72/Sulaiman)







