
Surakarta, Jawa Tengah – Kepedulian terhadap masyarakat terus diwujudkan jajaran Kodim 0735/Surakarta melalui berbagai kegiatan di wilayah binaan. Dalam satu rangkaian kegiatan pada Kamis (8/10/2026), Babinsa tidak hanya memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan tepat sasaran bagi para siswa, tetapi juga turun langsung bersama warga menjaga kebersihan dan mengantisipasi potensi gangguan lingkungan.
Di Kelurahan Purwodiningratan, Babinsa Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serka Suparno mendampingi pendistribusian MBG yang dilaksanakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di SDN Purwodiningratan, Jalan Martolukutan.
Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan makanan bergizi diterima oleh para siswa yang menjadi sasaran program pemerintah.
“Kami hadir untuk memastikan program ini berjalan lancar dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh siswa penerima manfaat berupa makan bergizi,” ujar Serka Suparno.
Tidak sekadar mengawasi proses distribusi, Serka Suparno juga berinteraksi dengan guru dan siswa. Ia memberikan edukasi singkat mengenai pentingnya pola makan sehat dan bergizi sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran hidup sehat sejak dini.
Pihak sekolah menyambut positif keterlibatan Babinsa dalam pelaksanaan program tersebut.
Kepala SDN Purwodiningratan, Sri Wahyuningsih Basiroh, mengatakan program MBG memberikan manfaat bagi para siswa, terutama dalam mendukung kesehatan dan konsentrasi mereka selama mengikuti kegiatan belajar.
“Kami sangat terbantu dengan adanya program ini dan para siswa mendapatkan makanan bergizi yang tentunya berdampak positif terhadap kesehatan dan konsentrasi belajar mereka,” ujarnya.
Pada waktu yang sama, kepedulian terhadap lingkungan diwujudkan Babinsa Kelurahan Manahan Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Serma Saring dan Sertu Supriyadi.
Bersama petugas kebersihan dan warga, keduanya melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan di wilayah Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari.
Kegiatan tersebut meliputi pembersihan sampah yang berserakan, penyapuan jalan hingga pemangkasan dahan pohon yang sudah rimbun dan berpotensi mengganggu akses masyarakat.
Serma Saring mengatakan kegiatan gotong royong menjadi salah satu bentuk kepedulian bersama untuk menciptakan lingkungan yang sehat, bersih dan nyaman.
Terlebih, kondisi kemarau yang cukup panjang dapat meningkatkan sejumlah risiko, mulai dari gangguan kesehatan hingga potensi kebakaran akibat tumpukan sampah dan material kering.
“Sehingga perlu adanya antisipasi dari aparat terkait maupun warga masyarakat, salah satunya dengan pembersihan semak belukar ataupun tumpukan sampah kering yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran,” kata Serma Saring.
Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Kekompakan Babinsa, petugas kebersihan dan warga dalam kerja bakti tersebut sekaligus memperkuat komunikasi sosial serta kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Dua kegiatan di wilayah berbeda tersebut menunjukkan peran Babinsa yang tidak terbatas pada aspek pembinaan teritorial, tetapi juga hadir dalam berbagai persoalan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.
Mulai dari mendukung pemenuhan gizi anak sekolah hingga membantu masyarakat menciptakan lingkungan yang bersih dan mengantisipasi potensi kebakaran, kehadiran Babinsa menjadi bagian dari upaya membangun wilayah binaan yang sehat, aman dan nyaman.
Melalui sinergi TNI, pemerintah, sekolah, petugas kebersihan dan masyarakat, berbagai program tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat Kota Surakarta.(*)
(Arda72/Sulaiman)













