TMMD Sengkuyung IV Kodim 0735/Surakarta Resmi Dibuka, TNI dan Pemkot Solo Genjot Hal Ini

Surakarta, Jawa Tengah – TNI bersama Pemerintah Kota Surakarta memperkuat sinergi pembangunan wilayah melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026. Program yang dipusatkan di Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan, tersebut menyasar pembangunan drainase sepanjang 647 meter guna mendukung kelancaran aliran air dan mengantisipasi genangan saat musim penghujan.

Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto secara resmi membuka kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap IV di Lapangan Penumping, Selasa (13/10/2026). Pembukaan didampingi Komandan Kodim (Dandim) 0735/Surakarta, Letkol Inf Arief Handoko Usman.

Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa”, pembukaan ditandai dengan pemukulan kentongan dan peletakan batu pertama pembangunan drainase.

Dalam amanatnya selaku inspektur upacara, Respati menegaskan bahwa TMMD Sengkuyung merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Semangat gotong royong atau sengkuyung, menurutnya, menjadi modal penting untuk mengatasi berbagai tantangan pembangunan infrastruktur dan persoalan sosial di Kota Surakarta.

“Mengingat kita mulai memasuki musim penghujan, perbaikan saluran drainase ini sangat penting dan strategis untuk memperlancar aliran air serta mencegah genangan, sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bagi warga,” ujar Respati.

Drainase 647 Meter Jadi Sasaran Utama

Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap IV dijadwalkan berlangsung selama 30 hari kalender, mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026. Kegiatan tersebut didahului tahapan Pra TMMD yang telah dimulai sejak 28 September 2026.

Pada sasaran fisik, pembangunan difokuskan pada drainase menggunakan konstruksi U-Ditch sepanjang total 647 meter. Pekerjaan tersebut terbagi di dua lokasi strategis, yakni Jalan Sutowijoyo dan Jalan Kebangkitan Nasional.

Pembangunan drainase ini diharapkan dapat meningkatkan fungsi saluran air, mengurangi potensi genangan, serta mendukung terciptanya lingkungan permukiman yang lebih bersih dan sehat bagi masyarakat setempat.

Namun, pelaksanaan pekerjaan di kawasan dengan aktivitas lalu lintas yang padat dan berdekatan dengan jaringan utilitas publik membutuhkan koordinasi lintas sektor agar kegiatan berjalan lancar tanpa mengganggu kepentingan masyarakat.

Karena itu, Wali Kota Surakarta menginstruksikan seluruh pihak terkait, termasuk Kodim 0735/Surakarta, Polresta Surakarta, organisasi perangkat daerah (OPD) teknis, serta Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), untuk memperkuat koordinasi.

Instansi yang dilibatkan meliputi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperumkimtan).

Koordinasi tersebut terutama diperlukan untuk mengatur rekayasa lalu lintas dan memastikan keamanan jaringan perpipaan selama proses pengerjaan berlangsung.

Selain pembangunan fisik, TMMD Sengkuyung Tahap IV juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik untuk meningkatkan wawasan, kesadaran, dan ketahanan sosial masyarakat.

Program tersebut meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, pencegahan stunting, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), bahaya narkoba, serta mitigasi bencana. Kegiatan juga dilengkapi pembagian paket sembako bagi masyarakat di sekitar lokasi pelaksanaan TMMD.

Kombinasi sasaran fisik dan nonfisik tersebut menjadi bagian dari upaya membangun wilayah secara terpadu. Pembangunan infrastruktur diharapkan berjalan beriringan dengan penguatan kesadaran sosial dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Upacara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap IV diikuti sekitar 250 peserta. Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surakarta, jajaran TNI-Polri, perangkat kecamatan dan kelurahan, serta tokoh masyarakat setempat.

Melalui program ini, sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mendukung pembangunan wilayah, memperbaiki infrastruktur lingkungan, serta memperkokoh semangat gotong royong di Kota Surakarta.(*)

(Arda72/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *